Label

Senin, 19 Desember 2016

Tips Cara Merawat Busur Panah #Arjuna Collections




1. JANGAN menarik dan melepaskan busur tanpa anak panah!
2. JANGAN menembakkan anak panah lurus ke udara!
3. JANGAN mendekatkan kepala ke busur ketika sedang ditarik!
4. JANGAN menembak makhluk hidup; tanaman, hewan apalagi manusia!
5. JANGAN menembak pada jarak yang jauh sebelum menguasai jarak yang lebih dekat!
6 JANGAN menembakkan anak panah yang rusak!
7. JANGAN menembak di dalam rumah!
8. JANGAN menarik busur melebihi batas maksimum Draw. (biasanya antara 70-80 cm)
8. Agar Busur Awet, lepaskan Tali String dari busurnya setelah tidak dipergunakan.


Pelajari prinsip2, dasar2, rukun2, filosofi dan teknik memanah horsebow sesuai aliran dan mazhab yang diinginkan atau cocok dengan busur yang digunakan, serta pelajari teknik thumb draw sebagai counterpartnya.

Referensi
http://www.panahanberkuda.com/2015/03/my-first-ever-horsebow/
#ArjunaCollections
#panahArjuna
#PanahArjuna#Collections

Tips Cara Merawat Busur Panah #Arjuna Collections



Disarankan di awal2 untuk menggunakan pelindung jempol jenis lain seperti yang terbuat dari kulit, karena menggunakan thumb ring itu menyakitkan di awal2 bagi jempol yg masih “virgin”. Dan perlu diingat baik2 thumb ring ini har us benar2 pas pada jempol pengguna.

Pelajari cara merawat dan menyimpan busur dengan . dan terapkan SAFETY FIRST dalam memanah:

1. JANGAN menarik dan melepaskan busur tanpa anak panah!
2. JANGAN menembakkan anak panah lurus ke udara!
3. JANGAN mendekatkan kepala ke busur ketika sedang ditarik!
4. JANGAN menembak makhluk hidup; tanaman, hewan apalagi manusia!
5. JANGAN menembak pada jarak yang jauh sebelum menguasai jarak yang lebih dekat!
6 JANGAN menembakkan anak panah yang rusak!
7. JANGAN menembak di dalam rumah!
8. JANGAN menarik busur melebihi batas maksimum Draw. (biasanya antara 70-80 cm)
8. Agar Busur Awet, lepaskan Tali String dari busurnya setelah tidak dipergunakan.


Pelajari prinsip2, dasar2, rukun2, filosofi dan teknik memanah horsebow sesuai aliran dan mazhab yang diinginkan atau cocok dengan busur yang digunakan, serta pelajari teknik thumb draw sebagai counterpartnya.



Referensi
http://www.panahanberkuda.com/2015/03/my-first-ever-horsebow/
#ArjunaCollections
#panahArjuna
#PanahArjuna#Collections

PEMBELIAN MELALUI TOKO ONLINE:



jual busur panah, busur,panah arjuna, jual busur panah pvc, busur panah pvc, arjuna archery, latihan memanah, sunnah memanah, sunah memanah, ajari anak memanah, gambar busur panah, gambar panah, anak memanah, foto anak memanah, reseller busur panah, jual beli busur panah, produsen panah, produsen busur panah,  hobby panahan, berita panahan, info panahan, info busur panah, harga busur panah pvc, harga paket busur panah pvc, busur panah latihan, arjuna memanah, kreasi panah, galeri panahan, 

Sabtu, 10 Desember 2016

Mas Tegar Semarang Penggemar Panahan

Olah Raga Panahan sudah menjadi salah satu tren pilihan olahraga anak muda. Termasuk Mas Tegar. Sekitar sebulan ini, Bujang asal Semarang ini mulai menyukai olahraga panahan.

" Awalnya saya tertarik panahan gara gara dengerin ceramah seorang ustadz tentang Sa'ad bin Abi Waqosh ra. Sahabat Nabi yang jago memanah. 

Ditambah lagi liat foto Aa Gym yang lagi memanah. Keren banget...

Dari situ saya cari info tentang panahan, sampai akhirnya ketemu Mas Prapto. Dan akhirnya saya diajari.

Setelah itu, tiada hari tanpa melepas kan anak panah. Yah, walaupun sering meleset dari target, tapi g papa lah.. namanya juga lagi belajar..

Dan ternyata dengan berlatih panahan, kita secara otomatis berlatih untuk fokus, tenang dan sabar. Ditambah lagi otot tangan dan kaki kita juga ikut terlatih. Apalagi anak panah nya cuma 3 biji. Jadi sering bolak balik ambilin anak panah. Hehehe...

Selain itu dan yang sebenarnya paling penting, memandang adalah olahraga yang di anjurkan Junjungan kita Rasulullah sholallohu alaihi wassalam.

" Oahraga panahan melatih kekuatan, konsentrasi dan kesabaran" tambah Tegar.

Jika ada yang tertarik bergabung latihan memanah, bisa dihubungi di Nomor +62 856-4052-6143.

#panaharjuna

Selasa, 06 Desember 2016

Mengenal Jenis-Jenis Busur Panah




Recurve Bow



Recurve bow merupakan jenis busur yang digunakan sebagai standar bagi kompetisi internasional. Recurve bow memiliki ciri khas berupa bagian limb yang melengkung menjauhi pemanah. Bentuk busur seperti ini memungkinkan busur tersebut menyimpan energi yang sama dengan busur berbentuk lurus dengan panjang busur yang lebih pendek. Pada saat busur masih menjadi senjata perang yang dominan, hal ini menjadi keuntungan tersendiri bagi pasukan pemanah. Bentuk busur yang lebih pendek memungkinkan pemanah untuk bergerak secara lebih leluasa ketika bertempur. Pada zamannya busur ini sangat populer di kalangan pasukan pemanah berkuda.

Compound Bow




















Compund Bow merupakan busur yang memiliki sistem penembakan yang unik. Dibandingkan dengan straight bow dan recurve bow yang hanya mengandalkan string untuk melakukan penembakan, compound bow memiliki mekanisme katrol dalam melakukan penembakan. Mekanisme ini membuat compound bow memiliki karakteristik yang unik saat drawing yaitu “berat di awal, ringan di akhir”. Karakteristik tersebut disebut “let off”. Selain itu limb pada busur ini juga lebih kaku dibanding dengan recurve bow dan straight bow sehingga busur ini dapat menyimpan dan menyalurkan energi secara lebih efisien. Perkembangan terakhir dari teknologi pembuatan busur ini memungkinkan busur ini untuk melesatkan panah sampai dengan kecepatan 340 feet/second.

Long Bow



Long Bow merupakan jenis busur yang memiliki dimensi busur yang cukup panjang kira-kira panjangnya sama dengan tinggi penggunanya. Panjang busur long bow dapat mencapai 2 meter. Dimensi busur yang panjang ini dimaksudkan agar busur tersebut dapat ditarik hingga mencapai wajah penggunanya. Salah satu varian dari busur ini yaitu English Long Bow banyak digunakan oleh Inggris dalam peperangan sebelum fungsi busur ini sebagai senjata digantikan oleh senjata api. Berat tarikan (draw weight) dari busur ini dapat mencapai 160 lbf atau sekitar 710 N.

Yumi



Yumi merupakan busur tradisional yang berasal dari Jepang. Yumi digunakan dalam seni panahan Jepang yaitu Kyudo dan pada zamannya merupakan senjata yang digunakan oleh samurai dalam peperangan. Yumi memiliki bentuk yang khas yaitu berbentuk asimetrik dan memiliki dimensi yang sangat panjang yaitu sekitar 2 meter.

Gungdo



Gungdo merupakan jenis busur yang berasal dari Korea. Busur ini merupakan jenis busur reflex bowyang melengkung membentuk huruf “C” menjauhi pemanah. Busur ini ditembakkan dengan menggunakan thumb draw. Busur ini sudah digunakan dalam pertempuran sejak abad ke-1 SM sampai akhir abad ke-19 ketika perannya sebagai senjata perang digantikan oleh senjata api.

Cable Backed Bow



Cable backed bow merupakan busur yang diperkuat dengan kabel. Penambahan kabel pada busur membuat busur ini lebih kuat menahan tarik dan tidak mudah patah pada saat ditarik. Karena pertambahan kekuatan tersebut, busur ini dapat dibuat dari kayu yang berkualitas rendah. Busur ini digunakan di antaranya oleh orang-orang Inuit di daerah Arktik.

Flatbow



Flatbow merupakan busur yang memiliki limb yang lebar dan memiliki penampang segi empat. Karena bentuk limb-nya, flatbow biasanya memiliki bentuk yang sedikit menyempit di bagian handleuntuk memungkinkan busur tersebut dipegang dengan baik. Salah satu varian dari flatbow yaitu AFB (American Flatbow) menjadi dasar dari pengembangan busur recurve yang dipakai dalam pertandingan olimpiade.

Horsebow

Definisi Busur Horsebow: Busur Horsebow adalah istilah umum genre busur yang secara tradisi biasa digunakan sambil menunggang kuda dengan performa yang paling optimal, karena ada busur lain yang juga bisa digunakan di atas kuda namun tidak optimal. Busur horsebow ditandai dengan ukurannya yang relatif pendek, walau ada juga yang panjang, serta berbahan komposit: kayu/bambu, tanduk dan otot/sinew, dan terdiri dari 3 bagian utama yaitu: gagang, dustar (lengan yang dapat melengkung ketika busur ditarik) dan siyah (segmen kaku di ujung-ujung busur tempat mengaitkan tali busur). Serta disebut dengan busur reflex, karena busur ini umumnya berbentuk huruf C ketika belum dipasangkan tali, dan harus diregangkan untuk dipasangkan tali hingga menjadi bentuk lain yang didalamnya telah tersimpan energi potential pegas yang besar. (Gambar kiri dan kanan atas)

http://www.sunnahmemanah.com/2016/06/definisi-busur-horsebow-dan-thumb-draw.html



Senin, 05 Desember 2016

Mengenal Busur Panah Jenis Horsebow- Arjunacollections.blogspot.com

Kenalan dulu sama busurnya dan pastikan mengetahui dan memahami data-data teknis basic dari busur:
a. Draw length/Panjang tarikan: Batas maksimum tarikan yang mampu ditahan oleh busur, biasanya untuk horsebow yg beredar di indonesia itu sebesar 28 – 32 inchi atau 71 – 81 cm. Indikator ini berhubungan dengananak panah, sesuaikan panjang anak panah yang digunakan dengan draw length yang ada. JANGAN pernah menarik lebih dari batasan ini, dijamin cepat atau lambat akan patah!
b. Draw weight/Berat tarikan: Nilai beban busur dalam Pound (Lbs) pada draw length maksimum. Indikator ini berhubungan dengan kemampuan sang pemanah, pemanah pemula dianjurkan menggunakan busur yang lemah dulu dalam rangka menyesuaikan kemampuan badan dan jempolnya.
 Jika dari awal sudah terlanjur punya busur berat maka di awal2 penyesuaian jangan gunakan sampai full draw karena akan sangat menyakitkan bagi jempol dan belikat yang belum terbiasa.
c. Bow length: Panjang busur ketika tidak dipasangkan tali dan ketika dipasangkan tali
d. Brace height: jarak dari gagang ke tali ketika busur dipasangkan tali
Pelajari nomenklatur busur yg umum diketahui, seperti siyah, handle, dustar, arrow pass-nya dimana, dll.Pelajari cara memasang tali busur yang aman bagi si pemanah dan bagi si busur. Banyak tekniknya, bisa sendiri bisa berdua.Rasakan karakter busur apakah termasuk lentur atau rigid dengan menarik tanpa anak panah (dry draw), tapi jangan sampai dilepaskan krn bisa merusak busur. Kenali fenomena yang disebut sebagai “stacking”, yaitu karakteristik kenaikan draw weight apabila busur ditarik secara bertahap. Pemahaman ini akan sangat berguna nantinya, percaya degh! Permisalan stacking: Busur A, weight 40lbs, draw length 70cm: (0 cm; 0 lbs), (10 cm; 6lbs), (20 cm; 12lbs), (30 cm; 18lbs), (40 cm; 24lbs), (50cm; 30lbs), (60cm;36lbs), (70cm;40lbs). Maka busur A ini memiliki stacking merata Busur B, weight 40lbs, draw length 70cm: (0 cm; 0 lbs), (10 cm; 6lbs), (20 cm; 9lbs), (30 cm; 13lbs), (40 cm; 18lbs), (50cm; 24lbs), (60cm;32lbs), (70cm;40lbs). Maka busur B ini memiliki stacking ringan pada tarikan awal Busur C, weight 40lbs, draw length 70cm: (0 cm; 0 lbs), (10 cm; 12lbs), (20 cm; 20lbs), (30 cm; 26lbs), (40 cm; 30lbs), (50cm; 34lbs), (60cm;36lbs), (70cm;40lbs). Maka busur C ini memiliki stacking berat pada tarikan awalLengkapi alat bantu menembak lainnya seperti: arm guard, drawing hand guard (untuk tangan kiri sebagai arrow pass), dan thumb ring.
Disarankan di awal2 untuk menggunakan pelindung jempol jenis lain seperti yang terbuat dari kulit, karena menggunakan thumb ring itu menyakitkan di awal2 bagi jempol yg masih “virgin”. Dan perlu diingat baik2 thumb ring ini har us benar2 pas pada jempol pengguna.
Pelajari cara merawat dan menyimpan busur dengan baikPahami dan terapkan SAFETY FIRST dalam memanah:
a. JANGAN menarik dan melepaskan busur tanpa anak panah!
b. JANGAN menembakkan anak panah lurus ke udara!
c. JANGAN mendekatkan kepala ke busur ketika sedang ditarik!
d. JANGAN menembak makhluk hidup; tanaman, hewan apalagi manusia!
e. JANGAN menembak pada jarak yang jauh sebelum menguasai jarak yang lebih dekat!
f. JANGAN menembakkan anak panah yang rusak!
g. JANGAN menembak di dalam rumah!
Pelajari prinsip2, dasar2, rukun2, filosofi dan teknik memanah horsebow sesuai aliran dan mazhab yang diinginkan atau cocok dengan busur yang digunakan, serta pelajari teknik thumb draw sebagai counterpartnya.
 Sumber:
http://www.panahanberkuda.com/2015/03/my-first-ever-horsebow/